
Foto : Kerusakan rumah akibat bencana
SUBANG – Bencana angin kencang di Subang melanda dua desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (10/4/2026).
Fenomena cuaca ekstrem ini mengakibatkan seratusan bangunan rumah milik warga mengalami kerusakan bervariasi akibat kuatnya hempasan angin yang menyapu kawasan permukiman pada sore hari.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pusaran angin kencang tersebut menerjang wilayah Desa Bunihayu di Kecamatan Jalancagak, serta Desa Tegalurung di Kecamatan Legon Kulon.
Akibat insiden angin kencang di Subang ini, tercatat sebanyak 144 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan struktural. Rincian tingkat kerusakan meliputi 62 unit rumah mengalami rusak ringan, 60 unit rumah rusak sedang, sementara 22 unit bangunan lainnya masuk dalam kategori rusak berat. Kerusakan mayoritas terjadi pada struktur atap bangunan yang beterbangan dan dinding yang tertimpa pohon tumbang.
Merespons laporan kejadian, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang segera meluncur menuju ke lokasi bencana untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan pendataan kerugian secara menyeluruh. Selain mendata korban terdampak, personel BPBD bersama tim gabungan dan warga setempat langsung bergotong royong melakukan pembersihan ranting-ranting pohon yang tumbang serta mengevakuasi material rumah yang berserakan.” Kami langsung terjun ke lokasi, ” ujar Kepala BPBD Subang Udin Jazudin.
Selanjutnya, ia menghimbau agar masyarakat tetap waspada dengan cuaca ekstrem saat ini.Dimana segala kemungkinan bisa terjadi.” Tetap waspada, laporkan ke kami jika terjadi bencana agar segera ditindak lanjut,” tegasnya.