
Foto : Ilustrasi
SUBANG – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang dipastikan bakal segera lowong. Hal ini menyusul pensiunnya Sekda saat ini, Asep Nuroni, pada Oktober 2026 mendatang.
Pemerintah Daerah (Pemda) Subang pun harus bersiap menggelar seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi tersebut. Sejumlah nama pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Subang mulai mencuat dan dinilai layak bertarung memperebutkan posisi “Panglima ASN” tersebut.
Berdasarkan aturan yang berlaku, calon Sekda harus memenuhi syarat pernah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama- seperti Kepala Dinas, Kepala Badan, atau Staf Ahli, di dua posisi berbeda dengan masa jabatan minimal 2 tahun. Selain itu, aspek pendidikan minimal S1/D4 dan batasan usia maksimal 56-58 tahun saat pelantikan menjadi syarat mutlak.
Berikut adalah tiga sosok JPT Pratama yang diprediksi bakal menjadi kandidat kuat dalam bursa Sekda Subang:
1. Rona Mairansyah (Kepala Disnakertrans)
Rona dikenal sebagai pejabat yang sangat memperhatikan performa dan penampilan saat bertugas. Rekam jejaknya terbilang moncer dengan pengalaman menjabat sebagai Kepala Bakesbangpol, Kepala Dinas Perhubungan, hingga Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Namanya sempat viral di media sosial saat ia turun langsung mengejar warga yang membuang sampah sembarangan di wilayah Pantura. Kecerdasannya dalam memimpin OPD dinilai menjadi modal kuat untuk naik kelas menjadi Sekda.
2. Rahmat Effendi (Asda I Setda Subang)
Mantan Camat Cipeundeuy ini memiliki karier yang terus menanjak. Sebelum menjabat sebagai Asisten Daerah I, Rahmat pernah menduduki posisi strategis sebagai Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Perikanan.
Di kalangan ASN, Rahmat dikenal sebagai sosok yang memiliki loyalitas tinggi kepada pimpinan. Siapa pun Bupatinya, Rahmat dinilai mampu menunjukkan kinerja dan dedikasi yang stabil dalam roda pemerintahan.
3. Indri Tandia (Kepala Dinas Perhubungan)
Satu lagi nama yang diperhitungkan adalah Indri Tandia. Sebelum memimpin Dinas Perhubungan, Indri merupakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpoldam).
Dikenal dengan karakter yang tegas dan lugas, Indri menjadi sosok yang disegani di lingkungan Pemkab Subang. Ketegasannya dinilai cocok untuk mengoordinasikan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Subang.
Terkait pemilihan Sekda, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sebelumnya telah memberi peringatan kepada para kepala daerah. Tito menekankan agar Bupati maupun Wali Kota tidak memilih Sekda hanya berdasarkan kedekatan personal atau “selera”.
“Sekda merupakan partner diskusi bupati dalam menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar orang dekat,” tegas Tito beberapa waktu yang lalu.
Mendagri mewanti-wanti agar proses seleksi mengedepankan kompetensi dan profesionalitas. Hal ini penting agar Sekda terpilih benar-benar mampu menjadi jembatan antara kebijakan kepala daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.