
Foto : Ilustrasi
SUBANG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelontorkan dana lebih dari Rp6 miliar untuk program pembangunan “Kampung Nelayan Merah Putih” di wilayah Pantura Kabupaten Subang. Program ini ditargetkan terealisasi tahun 2026.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Subang, Budi Rachman, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan keberlanjutan dari program sebelumnya yaitu Kampung Nelayan Maju.
“Ya betul, dulu programnya Kampung Nelayan Maju, yang sekarang berubah nama menjadi Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).
Untuk tahun 2026, dua desa telah diusulkan untuk menerima bantuan tersebut, yakni Desa Rawameneng di Kecamatan Blanakan dan Desa Anggasari di Kecamatan Sukasari.
Budi menjelaskan bahwa pemilihan lokasi didasarkan pada kesiapan infrastruktur serta dukungan dari pihak desa dan Koperasi Unit Desa (KUD) Tempat Pelelangan Ikan (TPI) setempat.
“Kenapa di Kecamatan Blanakan seperti banyak mendapat bantuan? Kami melihat dari kesiapan pihak desa dan KUD TPI-nya. Persyaratannya tidak bisa hanya dari Dinas Perikanan saja, tergantung TPI masing-masing juga,” jelasnya.
Menurut Budi, usulan bantuan tersebut sudah diajukan sejak Januari 2026. Dana sebesar Rp6 miliar lebih tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh pemerintah pusat melalui KKP untuk pengerjaan sejumlah infrastruktur fisik di lokasi penerima.
Adapun sasaran pembangunan meliputi perbaikan jalan lingkungan,bangunan TPI,tanggul penahan tanah, sistem drainase, balai nelayan dan fasilitas pendukung lainnya.Lebih lanjut, Budi berharap pembangunan ini dapat mempercepat akses infrastruktur di wilayah sentra perikanan. Selain mempermudah aktivitas nelayan, infrastruktur baru tersebut diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi.
“Tujuannya adalah percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah sentra perikanan, khususnya bagi nelayan. Untuk masyarakat sekitarnya, tentu ini bisa berguna untuk menggerakkan ekonomi warga,” pungkasnya.