
Foto : Pipa Perumda TRS diperbaiki
SUBANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Rangga Subang (Perumda TRS) bergerak cepat mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. BUMD Subang ini mempercepat implementasi empat rekayasa teknis di lapangan demi menjamin keadilan distribusi air bagi seluruh pelanggan.
Manajemen Perumda TRS mengungkapkan operasional distribusi air bersih di Kabupaten Subang saat ini dihadapkan pada tantangan berat faktor alam. Akibat cuaca kering, terjadi ketimpangan antara pasokan di hulu dan kebutuhan di hilir.”Intensitas hujan yang nihil memicu penurunan drastis pada volume mata air alami dan aliran sungai yang menjadi andalan air baku. Akibatnya, pasokan di instalasi pengolahan mengalami penurunan kapasitas produksi,” ujar Direktur Utama Perumda TRS Lukman Nurhakim dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Di sisi lain, cuaca panas ekstrem memicu lonjakan penggunaan air oleh masyarakat untuk keperluan harian (MCK). Kondisi bertolak belakang inilah yang memicu keluhan mengecilnya debit air ke rumah pelanggan.
Perumda TRS menjabarkan ada beberapa variabel teknis yang membuat kekuatan aliran air antar-rumah berbeda, di antaranya:
-Jarak bentang pipa dari bak penampung utama (reservoir).
– Elevasi atau ketinggian geografis letak pemukiman.
– Kebiasaan penggunaan air secara bersamaan pada waktu sibuk (peak hours) pagi dan sore hari.
Merespons kompleksitas masalah musiman ini, direksi Perumda TRS memastikan armada teknisnya bersiaga penuh melalui empat langkah strategis:
– Gelar Pemantauan Rutin: Mengawasi fluktuasi debit air baku di berbagai sumber penampungan secara berkala.
– Perburuan Titik Bocor: Melakukan patroli pencegahan dan perbaikan kebocoran pipa demi mempertahankan tekanan optimal di jalur distribusi.
– Rekayasa Distribusi Bergilir (Zonasi): Mengatur ulang rute dan jadwal pengaliran air secara proporsional agar area terjauh tetap mendapat pasokan.
– Sterilisasi Fasilitas Pengolahan: Melakukan pemeliharaan mesin pengolahan demi menjamin standar kualitas air yang dikirim ke masyarakat.
Perumda TRS menegaskan keberhasilan melewati krisis kemarau ini bertumpu pada kolaborasi dua belah pihak. Pelanggan diimbau disiplin menghemat air dan memastikan keran tertutup sempurna.
Jika menemui kebocoran pipa luar atau mengalami gangguan distribusi, masyarakat dapat melayangkan aduan cepat melalui nomor hotline resmi Perumda TRS di 0819-0819-7024 via telepon maupun pesan WhatsApp.