Lompat ke konten
Home » Sinergi KKN STAI Riyadhul Jannah Subang Dorong Kerajinan ‘Kantong Kapek’ Cikaramas Tembus Pasar Global

Sinergi KKN STAI Riyadhul Jannah Subang Dorong Kerajinan ‘Kantong Kapek’ Cikaramas Tembus Pasar Global

  • oleh

Foto : Tim KKN STAI Riyadhul Jannah Subang

Infoaktual – Di tengah gempuran produk sintetis, kerajinan tradisional berbahan dasar alam di Kabupaten Sumedang terbukti mampu bersaing hingga pasar internasional. UMKM “Kantong Kapek” di Dusun Panyingkiran RT 03 RW 02, Desa Cikaramas, Kecamatan Tanjungmedar, kini membidik perluasan pasar digital lewat pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Riyadhul Jannah Subang Kelompok 01.

Usaha kerajinan milik seorang guru bernama Dayat ini memanfaatkan bahan baku lokal dari kawasan pegunungan Tanjungmedar pada ketinggian 500-650 MDPL. Produk utama berupa tas dianyam dari daun gebang dan dilapisi daun cangklong, menghasilkan tekstur yang kuat, lentur, serta ramah lingkungan. Selain tas, UMKM ini juga memproduksi gelas bambu dan topi cetok bekerjasama dengan Dede salah satu pengrajin senior di wilayah tersebut.

Secara filosofis, nama “Kapek” diserap dari bahasa Sunda kopek yang bermakna “bisa ngala, poh dipake” (dapat diambil dan sangat berguna). Produk ini dijual dengan kisaran harga Rp80.000 hingga Rp100.000 per buah, tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitan motif.

Meski pernah dipamerkan hingga ke Dali (China) dan Pontianak,pemasaran Kantong Kapek sebelumnya masih terbatas pada metode konvensional seperti bazar daerah dan grup WhatsApp.

Melihat potensi tersebut, Tim KKN STAI Riyadhul Jannah Subang hadir untuk mengakselerasi digitalisasi bisnis UMKM Cikaramas.

“Potensi ekspor dan pasar nasional sudah terbukti ada. Tugas kami sekarang adalah menjembatani kesenjangan antara kualitas produk yang sudah go international dengan strategi pemasaran digital yang belum teroptimalkan,” kata perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 01, Cici Andriyani, saat mendampingi pengrajin di Dusun Panyingkiran, Rabu (29/7/2026).

Langkah konkret yang disiapkan meliputi pembuatan katalog digital, optimalisasi platform e-commerce, hingga penyusunan strategi branding berbasis cerita kearifan lokal. Pendampingan ini diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mandiri dan berkelanjutan di Desa Cikaramas.