
Foto : Pembukaan Porsadin 2026
SUBANG – Ribuan pasang mata menyaksikan kemeriahan Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) 2026 tingkat Kabupaten Subang, Sabtu (5/9/2026). Sebanyak 700 santri Diniyah Takmiliyah yang mewakili 30 kecamatan saling beradu bakat demi memperebutkan gelar juara di event tahunan tersebut.
Gelaran ini berlangsung di sejumlah titik strategis wilayah Subang Kota, mulai dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Subang, Lapangan Dolog, hingga MTs N Subang.
Pemerintah Kabupaten Subang mengapresiasi pelaksanaan Porsadin 2026. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Subang, Nenden Setiawati, menilai ajang ini sangat efektif untuk menggali bakat para santri, baik di bidang olahraga maupun seni keagamaan.
“Porsadin ini sangat bagus dilakukan. Kami dari Pemerintah Daerah sangat mendukung acara ini untuk meningkatkan dan menggali potensi santri Diniyah Takmiliyah,” ujar Nenden.

Foto : Porsadin 2026
Sementara itu, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Subang, Agus Rahayu, mengungkapkan bahwa Porsadin tahun ini menghadirkan hal baru. Terdapat penambahan mata lomba yang lebih bervariasi dibanding gelaran sebelumnya.
“Alhamdulillah untuk Porsadin tahun ini ada yang berbeda, mulai dari penambahan mata lomba seperti lomba shalawat, azan, hingga olimpiade,” kata Agus.
Agus menambahkan, seluruh pembiayaan acara ini murni berasal dari swadaya anggota DPC FKDT Subang. Pihaknya juga menerjunkan personel khusus untuk mengawal jalannya perlombaan di setiap venue agar berjalan lancar dan tertib.
Para pemenang di tingkat kabupaten ini dipastikan mengantongi piala, uang pembinaan, piagam, serta tiket otomatis untuk mewakili Kabupaten Subang di ajang Porsadin tingkat Provinsi Jawa Barat.
Antusiasme tinggi juga dirasakan langsung oleh para peserta. Nurul, salah satu santri yang berlaga, mengaku telah melakukan persiapan matang jauh-jauh hari demi membawa pulang gelar juara.
“Latihan sudah intensif selama dua minggu. Mudah-mudahan bisa memberikan hasil terbaik dan jadi juara,” harapnya.
