Lompat ke konten
Home » Subang Siap-Siap! Bansos Rp 5,4 Juta Uji Coba 2027, Ini Cara Cek Status via NIK KTP

Subang Siap-Siap! Bansos Rp 5,4 Juta Uji Coba 2027, Ini Cara Cek Status via NIK KTP

Foto : Bansos digitalisasi

SUBANG – Pemerintah tengah mematangkan simulasi program bantuan sosial (bansos) skema transfer tunai langsung (direct cash transfer) hingga Rp 5,4 juta per keluarga. Program bansos baru ini ditargetkan mulai masuk tahap uji coba pada 2027 mendatang.

Proses digitalisasi penyaluran bansos ini dilakukan agar bantuan dapat diterima langsung secara tunai oleh masyarakat dan tepat sasaran tanpa hambatan birokrasi.

Penyuluh Sosial Muda Dinas Sosial Kabupaten Subang, Irvan Ferdiansyah, menyampaikan bahwa masyarakat Subang dapat memastikan status kepesertaannya secara mandiri cukup dengan menyiapkan NIK KTP melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).

“Pemerintah mendigitalisasi penyaluran agar langsung diterima secara tunai (direct cash transfer) dan tepat sasaran. Masyarakat bisa mengaksesnya untuk mengetahui masuk dalam daftar penerima atau tidaknya,” ujar Irvan, Jumat (18/9/2026).

Cara Cek Status Penerima Bansos Online

Masyarakat yang ingin mengecek kepesertaan dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

– Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

– Pilih data wilayah domisili secara berurutan: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.

– Masukkan nama lengkap Penerima Manfaat (PM) sesuai dengan yang tertera di KTP.

– Masukkan kode captcha yang muncul di layar, lalu klik Cari Data.

Sistem akan menampilkan informasi apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak.

Menyambut program baru ini, Dinas Sosial Kabupaten Subang telah menyiapkan berbagai langkah penyesuaian di lapangan. Dinsos berkoordinasi dengan ASN PPPK Kemensos untuk memberikan edukasi kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui pertemuan kelompok berkala.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga dilakukan bersama Himbara, khususnya Bank BRI cabang Subang, guna memastikan kesiapan teknis penyaluran bantuan tunai Rp 5,4 juta tersebut pada 2027.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program bansos tunai Rp 5,4 juta saat ini masih berada dalam tahap pengolahan, pemutakhiran data, dan persiapan bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

Gus Ipul menjelaskan tahapan pelaksanaan digitalisasi bansos ini:

– Oktober 2026: Uji coba digitalisasi bansos tahap awal di 250 kabupaten/kota.

– Kuartal I – II 2027: Pelaksanaan uji coba penyaluran skema tunai Rp 5,4 juta.

-Tahun 2027: Target penerapan digitalisasi bansos secara penuh di tingkat nasional.

“Intinya dengan digitalisasi bansos ini, diharapkan memang yang berhak itu memenuhi syarat untuk memperoleh perlindungan sosial. Nanti melalui sistem yang sudah disiapkan, masyarakat bisa mengajukan diri, lalu sistem yang menjawab apakah keluarga tersebut layak mendapatkan bantuan atau tidak,” kata Gus Ipul.