Lompat ke konten
Home » Surabaya Melonjak 40 Ribu Kasus, Dinkes Subang Minta Warga Waspadai Influenza Tipe A

Surabaya Melonjak 40 Ribu Kasus, Dinkes Subang Minta Warga Waspadai Influenza Tipe A

Foto : Istimewa

SUBANG  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penularan virus Influenza Tipe A. Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus Influenza A di wilayah Subang, potensi penularan tetap perlu diantisipasi.

Kewaspadaan ini ditingkatkan menyusul adanya lonjakan kasus Influenza Tipe A di Kota Surabaya yang menembus 40.539 kasus. “Kami imbau agar masyarakat Subang waspada terhadap Influenza Tipe A,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Subang, dr. Indriati Oetama, Selasa (22/9/2026).  

Indriati mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan ancaman penyakit saluran pernapasan ini. Kondisi cuaca kemarau ekstrem yang disertai angin kencang berisiko meningkatkan dan mempercepat laju penularan Influenza Tipe A.

Ia melanjutkan, Influenza A merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza tipe A. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala mulai dari tingkat ringan hingga berat, bahkan berpotensi memicu komplikasi.

Beberapa gejala umum Influenza A yang perlu diwaspadai di antaranya, demam tinggi di atas 38°C,batuk dan pilek,   Sakit tenggorokan dan sakit kepala Badan lemas serta nyeri otot.

“Virus ini menular melalui percikan air liur (droplet) saat penderita batuk atau bersin, kontak langsung, serta menyentuh benda terkontaminasi virus. Adapun kelompok masyarakat yang paling berisiko mengalami komplikasi meliputi bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita penyakit kronis (seperti diabetes, jantung, dan paru), serta warga dengan daya tahan tubuh rendah.” kata dia.”Jika mengalami gejala berat atau tidak membaik dalam beberapa hari, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Daniel Messakh mengungkapkan adanya lonjakan kasus influenza yang cenderung mengarah ke tipe A.

Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat lebih dari 40 ribu warga Surabaya terserang influenza. Peningkatan kasus dilaporkan mulai terjadi sejak Juli-Agustus dan terus merangkak naik hingga September.   

“Jadi peningkatan-peningkatannya kalau lihat sih angkanya sekitar 10% peningkatan jumlah kasus, tapi ringan. Jadi bergejala, gejalanya ada panasnya, terus badannya lemas, ada batuknya. Nah, ini yang lebih cenderung ke Influenza A,” kata dr. Billy, Jumat (18/9/2026).