
SUBANG – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Subang kembali menggeliatkan program peningkatan keterampilan kerja bagi masyarakat. Kali ini, instansi tersebut membuka program pelatihan vokasi yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2026.
Program yang dirancang untuk membekali warga dengan keahlian praktis ini resmi diumumkan oleh Kepala UPTD BLK Subang, Syauqi, S.T. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program ini disesuaikan dengan arah kebijakan, program, serta ketersediaan anggaran pemerintah daerah setiap tahunnya.
“Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk program peningkatan keterampilan dan kompetensi masyarakat yang dapat dilaksanakan melalui pemanfaatan DBHCHT,” ujar Syauqi, Senin ( 2/10/2026).
Berdasarkan data UPTD BLK Subang, pelatihan vokasi berbasis DBHCHT tahun ini difokuskan pada tiga jurusan keahlian yang dinilai selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi wirausaha mandiri di daerah, yaitu:
– Menjahit pakaian wanita dewasa.
– Servis sepeda motor.
– Pengolahan hasil pertanian (pembuatan roti dan kue).
Guna mengoptimalkan proses penyerapan materi, masing-masing jurusan dibagi ke dalam dua kelas dengan kapasitas terbatas. Setiap kelas diisi oleh 16 orang peserta, sehingga total keseluruhan kuota peserta mencapai 96 orang.
“Dari 3 jurusan yang ada, masing-masing dibagi menjadi 2 kelas sehingga total ada 6 kelas. Dengan 16 peserta per kelas, total akumulasi peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah 96 orang,” jelasnya.
Jika tidak ada kendala berarti, rangkaian kegiatan pelatihan vokasi ini direncanakan mulai bergulir pada Kamis, 5 November 2026.
Seluruh peserta nantinya akan mengikuti kegiatan belajar teori maupun praktik hingga tuntas sesuai dengan kurikulum dan jadwal resmi yang telah ditetapkan.
Melalui pembekalan intensif ini, UPTD BLK Subang berharap para lulusan tidak hanya siap terserap di dunia industri, tetapi juga memiliki mental dan keterampilan untuk merintis usaha mandiri di Kabupaten Subang.

