Lompat ke konten
Home » BAZNAS Subang Sasar Kawasan Industri Lewat Program ‘Jemput BERSERI’, 4 Pabrik Sudah Disambangi

BAZNAS Subang Sasar Kawasan Industri Lewat Program ‘Jemput BERSERI’, 4 Pabrik Sudah Disambangi

  • oleh
Foto : BAZNAS Subang Sambangi PT.Evoluzione Tyres Purwadadi

SUBANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang terus mengoptimalkan potensi penghimpunan infak di sektor industri. Melalui program inovatif “Jemput BERSERI” (Berinfak Setiap Hari), BAZNAS Subang bergerak masif mengajak para karyawan perusahaan untuk membiasakan diri berinfak secara rutin.

Program ini dirancang untuk mengajak para pekerja menyisihkan sebagian rezekinya dengan nominal yang ringan setiap hari. Nantinya, dana yang terkumpul akan disalurkan kepada fakir miskin, dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Subang melalui berbagai program pendayagunaan BAZNAS.

Ketua BAZNAS Subang melalui Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, Heru Sugiarto, S.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memperluas jangkauan gerakan ini ke sektor manufaktur dan pabrik-pabrik di Subang.

“Kami terus bergerak untuk program ini,” ujar Heru saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).

Heru mengungkapkan, jajarannya telah mulai merambah sektor industri dengan mendatangi sejumlah perusahaan untuk memberikan edukasi mengenai Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hingga saat ini, sedikitnya sudah ada empat pabrik yang berhasil disambangi.

“Sudah ada empat pabrik yang disambangi untuk diberikan pemahaman tentang ZIS, yaitu PT Evoluzione Tyres, PT Meilon, PT Merit Teknologi Internasional, hingga PT Youme,” terangnya.

BAZNAS Subang menargetkan sebanyak-banyaknya perusahaan di kawasan industri Subang dapat berkolaborasi dalam program “Jemput BERSERI”. Heru menambahkan, dana infak yang terkumpul dari karyawan tidak hanya disalurkan untuk masyarakat umum, tetapi juga dapat dimanfaatkan kembali untuk membantu internal pekerja yang membutuhkan.

“Kebermanfaatan dana yang terkumpul bisa digunakan juga untuk para karyawan yang sakit, atau membutuhkan dana lainnya seperti Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Harapan kami ya sebanyak-banyaknya (perusahaan yang bergabung),” tegas Heru.

Tidak berhenti di kawasan industri, BAZNAS Subang juga telah menyiapkan rencana ekspansi program ini ke dunia pendidikan. Ke depan, gerakan berinfak harian ini akan mulai disosialisasikan ke sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Subang.

“Kedepannya kami akan berkolaborasi dengan sekolah-sekolah,” pungkasnya.