Lompat ke konten
logo info aktual subang
Ads.
Home » Dari Makkah ke Istana, Berakhir di Kejagung: Kisah 48 Jam Dadan Hindayana

Dari Makkah ke Istana, Berakhir di Kejagung: Kisah 48 Jam Dadan Hindayana

  • oleh

Foto : Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Infoaktual – Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6/2026) malam.

Pergantian tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Selain Dadan, Presiden juga memberhentikan Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya dari jabatan Wakil Kepala BGN. Posisi Kepala BGN kini dijabat Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat wakil kepala. Sementara Agustina Arumsari dan Trenggono ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN.

Prasetyo menjelaskan, keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi kinerja selama sekitar 1,5 tahun terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Menurut dia, BGN memiliki peran strategis dalam memastikan program pemenuhan gizi nasional berjalan efektif, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh penerima manfaat.

“Presiden secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh jajaran kabinet serta lembaga pemerintah. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam mengambil berbagai langkah perbaikan, termasuk di Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.

Ia menambahkan, evaluasi dilakukan berdasarkan laporan kementerian dan lembaga terkait serta masukan dari pemerintah daerah dan masyarakat penerima manfaat program MBG.

Pemerintah menegaskan pergantian kepemimpinan di BGN tidak akan memengaruhi keberlangsungan program MBG. Sebaliknya, langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Sehari sebelum dicopot, Dadan masih menjalankan tugasnya sebagai Kepala BGN dengan mendampingi Presiden Prabowo meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah, Jakarta Barat, Selasa pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau fasilitas pendukung penyediaan bahan pangan bergizi, termasuk area green house, hidroponik, dan bioflok. Presiden juga mengecek dapur utama program MBG serta mengunjungi SMP Negeri 111 Jakarta untuk melihat pelaksanaan program makan bergizi bagi pelajar.

Setelah pencopotan, Dadan Hindayana harus berurusan dengan Kejaksaan,ia di jemput tim dari Kejagung bersama dua orang lainnya yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung karena diduga korupsi program MBG.

“Pada kesempatan hari ini, Rabu, 3 juni 2026, tim penyidik Jampidsus setelah melakukan rangkaian penyidikan telah menetapkan 3 orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis atau MBG pada Badan Gizi Nasional (BGN) pada tahun 2025-2026 ,” ujar Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry dalam konferensi pers di depan Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu sore.