
Foto : Dua Korban Ditemukan
SUBANG – Basarnas memastikan dua korban hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (16/5/2026).
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan atau SAR resmi diusulkan ditutup.
Korban diketahui bernama Winda Lianbong (20) dan Alda Apriliani (22). Keduanya sebelumnya dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor di kawasan Curug Cileat, Desa Mayang.
Kepala Satuan Pelaksana BPBD Subang Udin Jazudin saat dikonfirmasi mengatakan pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan unsur SAR gabungan dari berbagai instansi.
Pada pukul 07.30 WIB tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan pembagian tugas pencarian. Selanjutnya pukul 08.00 WIB dilakukan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat proses pencarian korban,”ujar Udin Minggu 17 Mei 2026.
Tim SAR gabungan kemudian menemukan korban pertama, Winda Lianbong, pada pukul 11.23 WIB di titik koordinat 6°46’37.2″S 107°45’07.7″E.
menyebut proses evakuasi berjalan lancar hingga seluruh korban berhasil dibawa menuju rumah duka. “Seluruh korban telah berhasil dievakuasi pada pukul 12.59 WIB,” ujar Ade Dian Permana.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup setelah pelaksanaan debriefing dan evaluasi pada pukul 13.10 WIB. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.
Material tanah dan bebatuan yang runtuh diduga menyeret dua wisatawan asal Karawang yang saat itu berada di sekitar lokasi wisata alam Curug Cileat. Setelah menerima laporan adanya korban hilang, petugas gabungan langsung melakukan pencarian sejak Jumat malam.
Operasi pencarian dilanjutkan pada Sabtu pagi dengan metode penyisiran manual dan pemantauan udara menggunakan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban di area longsoran.