Lompat ke konten
Home » Elita Budiati Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Subang, Tekankan Gotong Royong dan Toleransi

Elita Budiati Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Subang, Tekankan Gotong Royong dan Toleransi

Foto : Sosialisasi 4 Pilar

SUBANG – Anggota DPR RI, Elita Budiati, SKM., M.Si., menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula Panca Bhakti, Kecamatan Subang, Senin (14/9/2026). Dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat setempat, kegiatan ini fokus menekankan pentingnya merawat nilai gotong royong dan toleransi di tengah keberagaman bangsa.

Dalam pemaparannya, Elita menjelaskan bahwa Pancasila bukanlah ideologi yang lahir secara mendadak, melainkan melalui proses sejarah yang panjang. Secara etimologis, Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yakni panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar.

“Secara istilah, Pancasila adalah konsep lima dasar yang menjadi ideologi negara yang dikemukakan Ir. Soekarno,” ujar Elita di hadapan para peserta.

Politisi tersebut juga menguraikan perjalanan pengamalan Pancasila dari masa ke masa, mulai dari era Orde Lama yang penuh dinamika dan pemberontakan, era Orde Baru dengan penekanan lewat P4 namun diwarnai pembatasan kebebasan, hingga era Reformasi yang membawa tantangan baru seperti peredaran narkoba, vandalisme, dan merosotnya moral.

Menurut Elita, nilai-nilai kelima sila Pancasila sejatinya telah lama berakar dalam kebudayaan nusantara, seperti tradisi silaturahmi, musyawarah, dan gotong royong. Mengingat Indonesia memiliki ratusan suku, bahasa, dan agama, ia menegaskan bahwa Pancasila adalah satu-satunya instrumen pemersatu bangsa.

“Indonesia negara luas dengan ratusan suku, bahasa, agama, dan budaya. Satu-satunya yang bisa menyatukan kita adalah Pancasila,” tegasnya.

Sebagai langkah nyata, Elita mengajak masyarakat untuk mengamalkan Pancasila melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

– Membiasakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

– Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri guna mendongkrak ekonomi rakyat.

– Menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

– Merawat persatuan di tengah kemajemukan budaya, bahasa, dan etnis

– Mengutamakan musyawarah serta keadilan sosial.

– Berpartisipasi aktif

 dalam Pemilihan Umum sesuai nilai Sila Keempat.

“Pancasila adalah kontrak sosial. Ia akan terus berlaku jika kita semua masih menyepakatinya. Tidak boleh lagi ada korupsi, nepotisme, hidup mewah, dan mementingkan kelompok. Mari kita bumikan Pancasila sesuai cita-cita para pendiri bangsa,” pungkas Elita.

Melalui kegiatan ini, pemahaman masyarakat Subang terhadap 4 Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika diharapkan semakin kuat dan terimplementasikan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.