Lompat ke konten
Home » Genjot Pemasaran Produk UMKM, DKUPP Subang Gandeng Diskominfo Bikin Platform Digital

Genjot Pemasaran Produk UMKM, DKUPP Subang Gandeng Diskominfo Bikin Platform Digital

  • oleh

Foto : Kepala DKUPP Subang Bambang Suhendar

SUBANG – Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang bergerak cepat mendorong digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini diambil demi memperluas jangkauan pasar dan mendongkrak penjualan produk lokal di era digital.

Untuk merealisasikan hal tersebut, DKUPP Subang menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Subang demi menyediakan platform pemasaran yang mumpuni.

“Upaya kami adalah memudahkan pemasaran produk pelaku UMKM,” ujar Kepala DKUPP Subang, Bambang Suhendar, Kamis (9/7/2026).

Bambang membeberkan, saat ini tercatat ada sekitar 83 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Subang yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner, craft (kriya), kerajinan tangan, hingga sektor lainnya. Melihat potensi yang besar tersebut, pihaknya menilai kolaborasi lintas sektoral dengan Diskominfo menjadi krusial.

“Betul, mereka (pelaku UMKM) membutuhkan itu (platform digital). Oleh karena itu, kita segera berkoordinasi dengan Diskominfo Subang,” jelas Bambang.

Merespons rencana tersebut, Kepala Diskominfo Subang, Dadan Dwiyana, menyatakan kesiapan penuh jajarannya. Pihaknya berkomitmen untuk merancang platform baru atau mengoptimalkan fitur-fitur yang sudah tersedia demi mendukung penuh pemasaran produk UMKM lokal.

“Pada prinsipnya kami selalu siap, terlebih untuk pelayanan publik. Jika dimohonkan untuk membantu, kami dengan senang hati membuat ataupun menambah fitur platform yang sudah ada,” tegas Dadan.

Langkah digitalisasi ini disambut positif oleh para pelaku usaha. Salah satunya Diana (34), pemilik brand kuliner “Nasi Tutug Oncom Bumi Ova”. Ia meyakini intervensi teknologi dari pemerintah daerah akan sangat membantu mendongkrak omzet penjualan.

“Ya jika didorong oleh digital, banyak yang mengetahuinya. Pemasaran pun dengan mudah tersampaikan kepada calon konsumen,” kata Diana.

Meski begitu, ia berharap program ini tidak berhenti pada penyediaan platform saja. Dimana meminta pemerintah daerah juga secara masif menggelar pelatihan dan pembinaan secara berkala agar para pelaku UMKM siap menghadapi persaingan digital.

“Selain pemasaran secara digital, perlu adanya pelatihan dan pembinaan kepada para pelaku UMKM secara masif, sehingga peningkatan SDM dan inovasi terus berkembang,” pungkasnya.