
SUBANG – Informasi mengenai aksi pembegalan sepeda motor di kawasan Cijoged, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, dipastikan tidak benar alias hoaks. Motor yang sempat dikabarkan hilang dirampas begal tersebut ternyata sengaja dijual oleh pemiliknya.
Dikutip dari laman IG exploresubang, Isu pembegalan itu sebelumnya sempat viral dan memicu keresahan warga di media sosial. Namun, berdasarkan penelusuran,fakta sebenarnya terungkap setelah beredar video klarifikasi dari seorang pemuda berkaus biru pada Rabu (19/8/2026). Dalam video tersebut, pria yang belum diketahui identitas dan asal daerahnya itu mengakui bahwa sepeda motor milik tidak pernah dirampas oleh begal.
“Maafkan saya telah mengecewakan warga Cijoged, Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy. Motor saya tidak dibegal, saya menjualnya untuk depo,” kata pria berkaus biru tersebut dalam rekaman video klarifikasi.
Sebelumnya, kabar narasi pembegalan ini sempat tersebar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran serta keresahan di kalangan warga setempat.bahkan terdapat keterangan dalam video sebelum ada klarifikasi bahwa pria tersebut dibegal oleh 5 orang dan membawa motor di area pemakaman cijoged, Kecamatan Cipendeuy.
Sejumlah warganet pun meluapkan kekesalan dan kekecewaan mereka di kolom komentar media sosial menyusul dampak keresahan publik yang sempat ditimbulkan akibat kabar bohong tersebut.
Berdasarkan pantauan di kolom komentar unggahan viral tersebut, berbagai tanggapan dilontarkan netizen terkait aksi pemuda berkaus biru itu. Salah satu pengguna akun, @__cancer13, menyampaikan rasa gemas dan jengkelnya terhadap ulah pelaku.
“Euh di sisit kuduna (Harusnya dikuliti/diberi sanksi tegas),” tulis akun @__cancer13.
Sementara itu, akun lain seperti @khaedrul__ hanya bisa menyayangkan kejadian tersebut dengan menuliskan respons singkat, “Aduh,” sembari menandai rekan-rekannya. Di sisi lain, ada pula warganet seperti akun @muhammadnurfazrii yang melontarkan nada sindiran tajam atas pengakuan jujur namun merugikan tersebut.
Kejadian ini menjadi sorotan publik di Subang lantaran isu kejahatan begal yang awalnya sempat membuat warga was-was, ternyata hanya sandiwara seorang pemuda untuk menyembunyikan kebiasaannya bermain judi online.