Lompat ke konten
logo info aktual subang
Ads.
Home » Kadisdikbud Datangi Polres Subang Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kadisdikbud Datangi Polres Subang Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Foto : ilustrasi

SUBANG – Merasa namanya dicemarkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Kadisdikbud) Subang Heri Sopandi melaporkan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang berinisial M dan seorang oknum wartwan berinisial H ke Polres Subang.Pelaporan itu dilakukan karena Heri merasa tidak terima dituding sebagai pejabat perantara penerima uang setoran ratusan juta rupiah dari para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Subang untuk Bupati Subang.

Tudingan terhadap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang sebagai pejabat penerima uang setoran untuk bupati subang itu terungkap setelah eks Kepala Dinas Kesehatan subang dimutasikan sebagai staf ahli Bupati.

Eks kadinkes subang itu diduga tidak terima dimutasi ke bagian staf ahli. Apalagi setelah dirinya telah menyetorkan uang senilai ratusan juta rupiah ke Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, melalui Heri Sopandi.

Selain melaporkan eks Kadinkes, Heri Sopandi juga melaporkan salah seorang oknum wartawan media online berinisial H yang diduga turut serta menyebarluaskan berita melalui konten yang bukan produk jurnalis tentang uang setoran untuk Bupati Subang.

Saat pelaporan Heri datang didampingi empat kuasa hukumnya, di antaranya Dede Sunarya dan Irwan Yustiarta.

Menurut Dede Sunarya, laporan ini berkaitan dengan berbagai konten di media sosial dan pemberitaan yang dinilai telah merugikan nama baik kliennya.

“Kami laporkan tentang pencemaran nama baik dan fitnah. Bukti-bukti sudah cukup, seperti postingan di medsos yang bukan produk jurnalis,” ujar Dede Rabu (12/11/2025) seperti dikutip Lingkup.id

Kuasa hukum lainnya, Irwan Yustiarta, menambahkan bahwa dua terlapor tersebut masing-masing merupakan seorang pejabat di Subang dan satu orang wartawan.

“Yang kami laporkan lebih pada penegakan hukum serta ingin membantah, menetralisir, dan juga menciptakan situasi kondusifitas di Kabupaten Subang,” tegas Irwan.

Ditambahkan Irwan, jika tidak ada bantahan. Isu setoran uang untuk Bupati Subang itu seakan-akan berita benar, dan terbentuklah opini yang buruk terhadap Pemerintahan Kabupaten Subang. Dikhawatirkan juga, dari kedua belah pihak bisa dimanfaatkan segelintir orang untuk kepentingan pribadi maupun golongan.

Diketahui, rotasi mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Subang, terakhir dilakukan pada Oktober 2025 lalu, kepada 13 eselon II termasuk 4 Kepala Puskesmas.