
foto : istimewa
SUBANG – Platform digital terpadu ini tidak hanya dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga mampu menghemat biaya operasional perusahaan hingga Rp200juta pertahun.
Di balik inovasi ini, ada nama Wandi Irawan, seorang staf di divisi IT Perumda TRS yang menjadi motor penggerak transformasi digital.Lulusan SMK ini mengaku terus belajar secara mandiri, mengikuti bootcamp dan berbagai kursus IT.
“Kalau kerja rutinitas itu saya lambat. Pas ada kesempatan, saya pindah ke kantor pusat. Terus rajin mengikuti bootcamp dan kursus IT,” kenang Wandi.
Menurutnya, aplikasi ini mampu memangkas penggunaan kertas dan alat tulis kantor, sejalan dengan visi perusahaan.
“Kami ingin mempermudah layanan pelanggan sekaligus mengoptimalkan pelayanan perusahaan,” ujarnya.
Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukmanul Hakim, menegaskan bahwa ONETRS Integration adalah langkah strategis untuk mengefisienkan pola kerja.
Dengan adanya ONETRS Integration, pelayanan bisa lebih cepat, transparan, dan efisien, sekaligus menekan biaya, terutama belanja alat tulis kantor,” jelasnya. Platform ini berfungsi sebagai satu pintu untuk berbagai layanan internal, termasuk RANGGABLAST.TRS (notifikasi tagihan via WhatsApp), SIMONTOP.TRS (pemantauan data real-time), dan SURAT.TRS (pengelolaan surat digital).