
Foto : Kadisdukcapil Subang
SUBANG – Peringatan Hari Kartini tahun ini bertemakan “Kartini Masa Kini, Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”,menjadi momentum nyata bagi perempuan di Kabupaten Subang untuk membuktikan eksistensinya di sektor publik. Tidak sekadar menjadi simbol sejarah, semangat Raden Ajeng Kartini dinilai telah bertransformasi menjadi capaian konkret, di mana perempuan kini menduduki berbagai posisi strategis baik di pemerintahan maupun swasta.
Di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan menunjukkan tren yang positif. Saat ini, tercatat sebanyak empat perempuan menjabat di posisi struktural Eselon 2. Angka ini melanjutkan tradisi kepemimpinan perempuan di periode sebelumnya yang juga menempatkan banyak figur perempuan di jabatan struktural dan fungsional strategis.
“Perempuan Subang sudah sangat maju. Banyak yang pintar dan mampu menduduki jabatan strategis. Jika diberi kesempatan, perempuan terbukti bisa maju dan berprestasi di semua bidang,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Subang Dra.Nunung Suryani, Senin 20 April 2026.
Meski karier di sektor publik terus menanjak, kemajuan perempuan Indonesia saat ini tetap berpijak pada keseimbangan peran.Nunung yang merupakan mantan Kepala DP2KBP3A Subang tersebut menekankan bahwa keberhasilan di ranah karier tidak boleh mengesampingkan tanggung jawab domestik sebagai istri dan ibu.
Pengelolaan peran ganda menjadi kunci utama. Perempuan diharapkan mampu mengambil peran strategis di masyarakat dengan tetap memberikan perhatian yang seimbang terhadap keutuhan dan pendidikan di dalam keluarga.
“Peran ganda perempuan harus dilakukan dengan seimbang. Antara karier dan keluarga harus mendapatkan porsi perhatian yang sama besarnya,” tambahnya.
Nunung menyatakan, Sosok Kartini ditegaskan bukan sekadar simbol tahunan, melainkan penggerak utama (engine of change) bagi kemajuan perempuan di Indonesia, termasuk di pelosok daerah. Pendidikan dan kompetensi yang dimiliki perempuan Subang saat ini merupakan buah dari perjuangan emansipasi yang terus dirawat.
Dengan komposisi pejabat perempuan yang mengisi posisi struktural maupun fungsional saat ini, Kabupaten Subang optimistis bahwa pembangunan daerah akan lebih inklusif dan responsif terhadap isu-isu keluarga serta kesejahteraan sosial.