Lompat ke konten
logo info aktual subang
Ads.
Home » Pemprov Jabar Siapkan Kompensasi untuk Penyapu Koin Jembatan Sewo, Dedi Mulyadi Minta Bupati Lakukan Pendataan 

Pemprov Jabar Siapkan Kompensasi untuk Penyapu Koin Jembatan Sewo, Dedi Mulyadi Minta Bupati Lakukan Pendataan 

  • oleh

foto : penyapu koin jembatan sewo

Infoaktual – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta Bupati Indramayu, Lucky Hakim mendata warga yang selama ini terbiasa mencari koin di kawasan Jembatan Kali Sewo, pada Sabtu (14/3/2026) siang. Dedi berencana menerapkan skema penghentian tradisi selama arus itu dengan metode kompensasi yang diterapkan di Kabupaten Cirebon.

Permintaan itu langsung Dedi sampaikan usai memberikan kompensasi terhadap ratusan tukang becak yang diminta libur saat arus mudik, di Polsek Gempol, Kabupaten Cirebon, Dedi menyebut langkah ini harus dilakukan di tengah arus mudik di jalur pantura Kabupaten Indramayu.

“Sekarang begini, saya minta Bupati Indramayu melakukan pendataan terhadap warga yang biasa mangkal di Kali Sewo untuk mencari dan menyapu koin saat arus mudik dan balik lebaran,” ujarnya belum lama ini.

Selama ini, aparat kepolisian setempat kerap menertibkan warga yang turun ke jalan untuk mencari koin. Namun, setelah dibubarkan, mereka kembali datang sehingga persoalan itu terus berulang. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencoba mencari solusi alternatif dengan memberikan kompensasi kepada warga yang biasanya mencari koin di lokasi tersebut

“Saya coba pikirkan alternatif, saya kasih kompensasi deh, selama musim mudik ini mereka tidak melakukan aktivitasnya. Minimal itu dulu, begitu ya Pak Bupati Lucky,” ucap Dedi.

Salah satu penyapu koin, Tumirah, mengatakan tradisi menyapu koin sudah ada sejak dulu,berbekal batang kayu dan akar rotan yang dimodifikasi, mereka mendapatkan rezeki dari pengendara yang mudik di lebaran 2026 ini.

” Ya sapu ( batang kayu yang di modifikasi dengan akar rotan ), tersimpan, ” katanya, Rabu 18 Maret 2026.

Selain itu, caping, baju lengan panjang dan ember pun sudah siap untuk menjemput rezeki dari pengendara yang melintas.Tumirah menjelaskan bahwa dalam aktivitas nya para penyapu akan dibagi dalam wilayah kerja dan waktu.Ia mengatakan pembagian tersebut dilakukan agar tidak ada kesenjangan antar penyapu.

” Kebanyakan pengendara melempar duitnya di area jembatan, nah banyak penyapu yang ingin diea tersebut, makanya di atur wilayah kerja dan waktunya,” tuturnya.

Seakan sudah terbiasa, Tumirah berhasil mendapatkan Rp2 juta di tiap momen mudik lebaran, olehnya uang tersebut dipergunakan untuk membeli kebutuhan lebaran mulai dari baju baru, hingga kue dan makanan saat lebaran tiba.

Disinggung tentang rencana Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berikan kompensasi, Tumirah menyatakan siap libur asalkan dana kompensasi yang diterimanya layak.” Ya siap libur, tapi tolong kompensasi nya yang layak,” pintanya.