
Foto : Rahmat Effendi dan Rona Mairansyah
SUBANG – Perburuan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang memasuki fase krusial. Tiga nama pejabat Pemkab Subang resmi lolos ke jajaran tiga besar seleksi terbuka (open bidding), yakni Rona Mairansyah, Rahmat Effendi, dan Iwan Syahrul.
Di balik tahapan seleksi teknis, perhatian publik dan kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Subang tertuju pada persaingan ketat dua figur utama: Rona Mairansyah dan Rahmat Effendi. Keduanya dinilai memiliki rekam jejak karier moncer sekaligus kedekatan strategis dengan Bupati Subang selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sempat menegaskan bahwa posisi Sekda merupakan jantung pemerintahan daerah yang bertugas memimpin birokrasi, mengelola anggaran (TAPD), dan menerjemahkan visi bupati. Karena itu, faktor keserasian kerja (chemistry) menjadi aspek kunci.
“Realitas dan faktor keserasian kerja (chemistry) memang memegang peranan penting. Bupati membutuhkan Sekda yang bisa menerjemahkan visi politiknya ke dalam kebijakan birokrasi,” ujar Tito belum lama ini.
ASN Subang, Yati menyebut, siapapun Sekda terpilih diharapkan bisa membawa, dan mensejahterakan para ASN.” Sekda itu Panglima ASN, siapapun yang terpilih, mudah mudahan mampu bertugas dengan baik,” kata Yati, Sabtu ( 26/9/2026).
Rona Mairansyah: Diplomat Birokrasi dan Pengalaman Multisektor
Rona Mairansyah dikenal sebagai figur flamboyan dengan rekam jejak kepemimpinan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis. Ia pernah menjabat Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Disnakertrans, hingga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Subang.
Di lingkungan Pemkab Subang, Rona dinilai memiliki kecakapan diplomasi yang tinggi serta mumpuni dalam mengordinasikan bawahan. Kendati kedekatannya dengan Bupati tidak selalu ditunjukkan secara terbuka di hadapan publik, banyak ASN menyakini Rona memiliki hubungan kerja dan kepercayaan yang kuat dengan pimpinan.
Rahmat Effendi: Gaya Loyal dan Chemistry Terbuka
Di sisi lain, Rahmat Effendi menanjak lewat rekam jejak lapangan yang solid. Berawal dari kinerja positif saat menjabat Camat Cipeundeuy, sosok yang dikenal agamis ini kemudian dipercaya menduduki jabatan Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, hingga kini mengemban amanah sebagai Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Gaya kepemimpinan Rahmat yang loyal dan responsif membuat namanya diperhitungkan kuat oleh internal ASN. Berbeda dengan Rona, kedekatan Rahmat dengan Bupati Subang kerap terlihat langsung dalam berbagai agenda kedinasan maupun kegiatan publik, sejalan dengan posisi Asda 1 yang melekat erat dengan tugas pimpinan daerah.
Sesuai regulasi, Bupati Subang memiliki kewenangan mengusulkan nama calon Sekda hasil seleksi terbuka untuk selanjutnya mendapatkan rekomendasi atau persetujuan dari Gubernur Jawa Barat sebelum dilantik secara definitif.
Dengan rekam jejak dan keunggulan masing-masing, Rona Mairansyah dan Rahmat Effendi kini menjadi dua kandidat terkuat yang paling menyorot perhatian dalam menentukan siapa penggerak utama birokrasi Kabupaten Subang ke depan.

