Lompat ke konten
Home » Sektor PBB-P2 & BPHTB Tokcer, Penerimaan Pajak Daerah Subang Naik Drastis Pimpin Tren Positif

Sektor PBB-P2 & BPHTB Tokcer, Penerimaan Pajak Daerah Subang Naik Drastis Pimpin Tren Positif

  • oleh

Foto : Kepala Bapenda Subang Hj.Yeni Nuraeni

SUBANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang mencatat realisasi penerimaan pajak daerah hingga triwulan II tahun 2026 menembus angka lebih dari Rp 295 miliar. Capaian ini menunjukkan tren positif dengan lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Subang, Hj. Yeni Nuraini, S.Sos., M.A.P., mengungkapkan bahwa realisasi ini tumbuh pesat dibanding periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sekitar Rp 223 miliar.

“Dibandingkan tahun 2025, ada kenaikan sekitar Rp 72 miliar hingga Rp 75 miliar. Ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan,” ujar Yeni kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Menurut Yeni, kantong penerimaan pajak daerah terbesar bersumber dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Lonjakan ini tidak lepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan oleh pihak Bapenda.

“Peningkatan penerimaan daerah tersebut dipengaruhi oleh optimalisasi pemungutan pajak, terutama dari sektor PBB-P2 yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi. Penerimaan PBB-P2 realisasinya sudah mencapai sekitar Rp 55 miliar,” katanya.

Tidak hanya pajak daerah, tren positif juga terlihat pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang. Hingga triwulan II tahun 2026, realisasi PAD Subang diklaim telah menyentuh angka sekitar Rp 433 miliar.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp 31 miliar jika disandingkan dengan realisasi pada periode yang sama di tahun lalu.

“Realisasi PAD telah mencapai sekitar Rp 433 miliar atau naik sekitar Rp 31 miliar dibandingkan tahun 2025,” pungkas Yeni.