Lompat ke konten
Home » Terekam CCTV: Pria Berbatik Gasak Dompet ASN dan Laptop Aset BPBD Subang

Terekam CCTV: Pria Berbatik Gasak Dompet ASN dan Laptop Aset BPBD Subang

  • oleh
Foto : pelaku terekam CCTV BPBD Subang

SUBANG – Aksi pencurian terjadi di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang pada Jumat (10/7/2026) siang. Pelaku memanfaatkan situasi kantor yang sepi saat jam istirahat untuk menggasak dompet pegawai hingga laptop inventaris kantor.

Aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) sekitar pukul 12.17 WIB. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria mengenakan baju batik dipadu celana jeans biru dan membawa tas gendong masuk ke dalam area kantor.

Pelaku awalnya masuk ke ruangan bagian perencanaan dan mengambil dompet milik Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan BPBD Subang, Ela Nurlela. Tak puas sampai di situ, pelaku kemudian bergeser ke ruangan bagian keuangan dan nekat mengondol sebuah laptop yang merupakan aset resmi kantor.

Saat dikonfirmasi, Kasi Perencanaan BPBD Subang Ela Nurlela menceritakan kronologi kejadian. Ela mengaku baru menyadari barangnya hilang setelah kembali dari rumahnya untuk urusan mendesak sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kebetulan ada keperluan saya pulang ke rumah sebentar, ketika kembali lagi ke kantor dompet saya sudah tidak ada,” ujar Ela saat dihubungi, Jumat (10/7/2026).

Curiga dompetnya raib, Ela langsung bergegas memeriksa rekaman CCTV kantor. Benar saja, ia mendapati seorang pria asing masuk ke ruangannya dan menggasak dompet tersebut.

Menurut Ela, di dalam dompet yang raib itu terdapat sejumlah dokumen penting dan uang tunai. “Dompet berisikan 3 kartu ATM, uang Rp100 ribu, KTP, SIM, STNK, dan lainnya,” tuturnya.

Ela menduga, pelaku sengaja memanfaatkan momentum saat pegawai melaksanakan ibadah salat Jumat dan makan siang, di mana mayoritas pegawai sedang berada di luar kantor. Hal ini membuat pelaku dengan leluasa melancarkan aksinya tanpa dicurigai.

Pihak korban pun bergerak cepat dengan melaporkan insiden kriminal ini ke aparat kepolisian setempat agar pelaku bisa segera diringkus.

“Kami juga sudah ke Polsekta Subang untuk melaporkan ini,” tegas Ela.

Berkaca dari musibah yang dialaminya, Ela mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi pemerintahan lainnya di Subang untuk memperketat keamanan, terutama saat ruangan ditinggalkan kosong.

“Waspada, ketika ruangan ditinggalkan. Hati-hati bagi kantor pemerintahan lainnya,” pungkasnya.