Lompat ke konten
Home » Tiga Calon Direksi Bank Subang Jalani Seleksi Administrasi OJK, SLIK hingga Pinjol Diperiksa Ketat

Tiga Calon Direksi Bank Subang Jalani Seleksi Administrasi OJK, SLIK hingga Pinjol Diperiksa Ketat

  • oleh
Foto : PT.Bank Subang

SUBANG – Tiga calon direksi PT BPR Gemi Nastiti (Bank Subang) saat ini tengah menjalani seleksi administrasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tahapan ini dilakukan setelah ketiganya dinyatakan lolos dalam proses open bidding yang digelar oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Subang.

Ketiga calon direksi tersebut yakni Kandar Permana, S.Sos (Calon Direktur Utama), H. Nurinto, SE., MM. (Calon Direktur Kepatuhan), dan Sofyan Mulyajaya, SE (Calon Direktur Bisnis).

Kepala Sub Bagian Setda Subang, Deni Kurnia, menyatakan bahwa pada tahap seleksi administrasi ini, OJK akan memeriksa rekam jejak keuangan para calon secara mendalam, termasuk pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

“Informasi dari pihak Bank Subang, tiga calon direksi yang sudah lolos dalam open bidding yang digelar Pemda Subang itu, kini mengikuti seleksi administrasi yang digelar OJK,” ujar Deni, Selasa (22/7/2026).

Deni menegaskan, pemeriksaan keuangan oleh OJK berlangsung sangat ketat. Rekam jejak utang piutang, termasuk keterlibatan dalam pinjaman online (pinjol) maupun kredit lainnya, akan menjadi pertimbangan utama.

“Sangat ketat, bahkan nominal kecil saja akan berpengaruh, baik itu pinjol atau kredit lainnya,” terangnya.

Menurut Deni, OJK secara tegas akan menyisihkan calon direksi perbankan yang terbukti memiliki kendala atau masalah dalam sistem keuangan.

Setelah melewati seleksi administrasi, para calon yang memenuhi syarat akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Pemda Subang memastikan proses pelantikan akan tetap berjalan meskipun tidak semua calon lolos dalam tahapan evaluasi di OJK.

“Semisal ada yang tidak lolos dalam seleksi OJK, dan yang lolos hanya satu atau dua orang saja, ya pelantikan tetap digelar,” ungkap Deni.

Terkait potensi kekosongan posisi jika ada calon yang gugur, Deni menjelaskan bahwa jabatan yang belum terisi nantinya akan ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) yang diambil dari pihak internal Bank Subang.

“Ya di-PLT-kan sementara jika ada kekosongan,” tutupnya.