
Foto : Pelantikan Wantimpres ( dok Istimewa)
Infoaktual – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat daftar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (2/10/2026). Para pejabat yang mengantongi gaji Rp76,5 juta per bulan ini memiliki latar belakang harta yang bervariasi, mulai dari miliaran hingga triliunan rupiah.
Berdasarkan data LHKPN,berikut data harta kekayaan beberapa anggota Wantimpres berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
1. Pratikno (Ketua Wantimpres RI) Terakhir lapor: 26 Maret 2026 sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Harta: Rp22.749.618.374 atau sekitar Rp22,75 miliar.
2. Hatta Rajasa (Wakil Ketua Wantimpres RI) Terakhir lapor: 20 Mei 2014 sebagai Calon Wakil Presiden RI periode 2014-2019 Harta: Rp30.234.920.585 atau sekitar Rp30,23 miliar, dan 75.092 dolar Amerika Serikat.
3. Muhammad Qodari (Sekretaris Wantimpres RI) Terakhir lapor: 31 Maret 2026 sebagai Kepala Staf Kepresidenan Harta: Rp300.591.467.679 atau sekitar Rp300,59 miliar.
4. Sinta Nuriyah Wahid (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
5. Muhammad Quraish Shihab (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
6. Agum Gumelar (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
7. Chairul Tanjung (anggota) Terakhir lapor: 31 Oktober 2014 sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Harta: Rp7.487.982.516.300 atau sekitar Rp7,49 triliun.
8. Said Aqil Siroj (anggota) Terakhir lapor: 17 Maret 2026 sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Harta: Rp50.533.234.913 atau sekitar Rp50,53 miliar.
9. Muhammad Anwar Iskandar (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
10. Yahya Cholil Staquf (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
11. Jusuf Wanandi (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
12. Budi Gunawan (anggota) Terakhir lapor: 16 Januari 2025 sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Harta: Rp36.234.868.425 atau sekitar Rp36,23 miliar.
13. Bambang Soesatyo (anggota) Terakhir lapor: 31 Maret 2026 sebagai anggota DPR RI Harta: Rp212.169.365.934 atau sekitar Rp212,17 miliar.
14. Salim Segaf Aljufrie (anggota) Terakhir lapor: 18 Desember 2014 sebagai Menteri Sosial Harta: Rp9.652.947.274 atau sekitar Rp9,65 miliar.
15. Soekarwo (anggota) Terakhir lapor: 19 Maret 2025 sebagai anggota Wantimpres RI Harta: Rp36.134.840.662 atau sekitar Rp36,13 miliar.
16. Dato’ Sri Tahir (anggota) Terakhir lapor: 2 Mei 2025 sebagai anggota Wantimpres RI Harta: Rp9.354.883.428.084 atau sekitar Rp9,35 triliun
17. Rocky Gerung (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
18. Ida Bagus Purwalaksana (anggota) Terakhir lapor: 27 Maret 2026 sebagai Komisaris PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Harta: Rp8.967.501.947 atau sekitar Rp8,97 miliar.
19. Philip Kuncoro Wijaya (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
20. Budi Santoso Tanuwibowo (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
21. Anwar Usman (anggota) Terakhir lapor: 4 Maret 2026 sebagai hakim konstitusi Mahkamah Konstitusi Harta: Rp37.950.787.735 atau sekitar Rp37,95 miliar.
22. Muhammad Hatta (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
23. Jusuf Hamka (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
24. Margarito Kamis (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
25. Jacky Manuputty (anggota) Terakhir lapor: – Harta: –
26. Ignasius Jonan (anggota) Terakhir lapor: 25 Maret 2019 sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Harta: Rp85.311.195.966 atau sekitar Rp85,31 miliar

