Lompat ke konten
logo info aktual subang
Ads.
Home » Usai Pensiun, Sejumlah Pejabat Eselon II Subang Bidik Pileg 2029

Usai Pensiun, Sejumlah Pejabat Eselon II Subang Bidik Pileg 2029

  • oleh

Foto : Ilustrasi

SUBANG –  Sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang mulai melirik panggung politik menjelang berakhirnya masa pengabdian mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN). Bahkan, beberapa di antaranya disebut berencana maju sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu Legislatif 2029.

Salah seorang pejabat eselon II yang enggan disebutkan namanya mengaku memiliki keinginan untuk tetap mengabdi kepada masyarakat setelah memasuki masa pensiun.

“Ingin berbakti dan membantu masyarakat,” ujar pejabat tersebut, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, pengalaman panjang di birokrasi menjadi modal penting untuk melanjutkan pengabdian melalui jalur politik. Ia menilai kebutuhan masyarakat yang selama ini ditemui saat bertugas dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

Hal senada disampaikan pejabat eselon II lainnya. Ia mengatakan masa pensiun bukan berarti berhenti beraktivitas dan hanya menikmati waktu di rumah.

“Pensiun tidak hanya ingin berleha-leha dan berantai di rumah, harus ada kesibukan,” katanya.

Bahkan, berdasarkan informasi yang beredar, terdapat pejabat yang secara terbuka menyatakan minatnya untuk bergabung dengan partai politik setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai ASN.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menilai langkah pejabat yang memilih maju dalam kontestasi politik usai pensiun merupakan hal yang wajar dan sah sesuai aturan yang berlaku.

“Banyak juga kok, coba saja lihat jejak rekamnya,” ujar Tito.

Meski demikian, para ASN aktif tetap diwajibkan menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis selama masih berstatus sebagai aparatur sipil negara. Setelah memasuki masa pensiun, mereka memiliki hak politik yang sama dengan warga negara lainnya, termasuk menjadi anggota partai politik maupun mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.