Lompat ke konten
Home » Waspada! Kasus DBD di Subang Melonjak Tajam,Tembus 877 Kasus dalam 6 Bulan

Waspada! Kasus DBD di Subang Melonjak Tajam,Tembus 877 Kasus dalam 6 Bulan

  • oleh
Foto : Kabid P2P Dinkes Subang

SUBANG – Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Subang kian mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang mencatat terjadi lonjakan kasus yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Subang, sepanjang Januari hingga Juni 2026,tercatat sebanyak 877 kasus DBD. Angka ini melonjak drastis jika dibandingkan dengan periode Januari-Juni 2025 yang tercatat sebanyak 558 kasus.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar waspada, kasus DBD meningkat tajam,”ujar Kepala Bidang P2P Dinkes Subang, dr. Indriati Oetama, saat dikonfirmasi,Selasa (7/7/2026). 

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya untuk menghadapi tren kenaikan ini. Mulai dari cara preventif dan responsif telah dilakukan di lapangan.

Langkah nyata yang telah diambil adalah melakukan pengasapan atau fogging disejumlah titik yang tersebar di wilayah kerja empat puskesmas. Langkah ini diambil menyusul ditemukannya kasus di wilayah-wilayah tersebut.

“Terdapat banyak kasus yang kami terima, oleh karenanya kami melakukan fogging,”jelasnya.

Selain melakukan fogging, pihaknya juga aktif melakukan penyelidikan epidemiologi guna memutus mata rantai penyebaran jentik nyamuk di pemukiman.

Meski langkah teknis telah dilakukan, Indriati menegaskan bahwa peran aktif masyarakat adalah kunci utama. Masyarakat diminta untuk lebih disiplin menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus, yakni menguras, menutup, mendaur ulang, dan menggunakan obat anti nyamuk, 

“Penerapan 3M Plus dinilai paling efektif untuk mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti,terutama di tengah kondisi musim kemarau,” jelasnya.

Tag: